jump to navigation

Direktur PSD : Alasan Dirombak Karna Kurikulum Lama Tak Berjalan Baik 30/11/2012

Posted by slbypbbkarimun in Kurikulum SMA, Seputar Pendidikan.
trackback

Kepada tenaga pengajar indonesia atau pengamat pendidikan sedikit banyak mungkin bisa lega dengan penyampaian Direktur pembinaan sekolah dasar, tentang alasan kemendikbud melakukan perombakan kurikulum untuk tahun 2013 nanti. Atau setidaknya bisa memaklumi alasan perombakan tersebut guna memajukan sistem pendidikan Indonesia ke arah yang lebih baik. Karrna sejauh ini, sistem pendidikan Indonesia berada di urutan paling bawah dunia (baca Indonesia Peringkat Terendah Dalam Sistem Pendidikan).

Diakui memang sejauh ini banyak kritikan dan kontroversi terhadap pemerintah melalui Kemendikbud seputar perombakan kurikulum tingkat satuan pendidikan ini. “Tidak semua guru memiliki dan dibekali profesionalisme untuk membuat kurikulum. Yang terjadi dilapangan, guru hanya mengadopsi saja,” ujar Direktur Pembinaan Sekolah Dasar (SD) Ditjen Dikdas Kemendikbud Ibrahim Bafadal. Ditambahkan, perubahan ini juga melihat kondisi yang ada selama beberapa tahun ini. KTSP yang memberi keleluasaan terhadap guru membuat kurikulum secara mandiri untuk masing-masing sekolah ternyata tak berjalan mulus, urainya.

Untuk itu lanjutnya, kurikulum yang baru ini dibuat dan dirancang oleh pemerintah, terutama untuk bagian yang sangat inti. Dengan demikian, pihak sekolah dan guru tinggal mengaplikasikan saja pola yang sudah dimasukkan dalam struktur kurikulum untuk masing-masing jenjang tersebut.

Ibrahim Bafadal juga mengakui bahwa untuk tingkat SD terjadi perubahan yang cukup besar mengingat basis tematik integratif yang dianut saat ini. Mata pelajaran yang dulu ada 10 bidang dikurangi menjadi tersisa enam mata pelajaran saja dengan pembagian empat mata pelajaran utama dan dua mata pelajaran muatan lokal. “Jadi untuk pendidikan dasar, kami ambil yang sangat inti, seperti PPKn, Agama, Bahasa Indonesia, dan Matematika,” ungkap Ibrahim.

“Kami yakin dengan revisi ini, pendidikan di Indonesia akan menghasilkan generasi yang jauh lebih baik lagi dan siap menjawab tantangan ke depan,” tandasnya. Kompas.com

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: