jump to navigation

Ini Dia Siswi SLB Yang Pandai Merias 23/11/2012

Posted by slbypbbkarimun in Inspiration Searching.
trackback

LAMPUNG – Di balik kekurangan siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) PKK Provinsi Lampung, ternyata tersimpan banyak potensi. Di antaranya kepiawaian dua siswinya, yaitu Chaterine dan Dina, dalam merias wajah. Karena kelebihan ini, keduanya berhasil menjuarai lomba merias wajah tingkat nasional.

WANGI harum make-up langsung menerjang rongga hidung Radar Lampung ketika memasuki kelas kecantikan SLB PKK. Di dalam ruangan yang tidak terlalu luas itu berjajar beberapa cermin besar lengkap dengan kursi lipat di depannya.

Tidak jauh dari sana ada sebuah rak dorong yang berisi beragam perlengkapan merias. Mulai spray water, sisir, hingga berbagai jenis foundation dan make-up aneka warna.

Seolah tak terganggu dengan kehadiran Radar Lampung, dua siswi berseragam putih-abu-abu tengah asyik mendandani seorang siswi berseragam putih biru. Dengan cekatan, tangan kedua remaja itu menyapu wajah ’’korban”-nya dengan kuas kecil yang sebelumnya telah mereka beri make-up berwarna kecokelatan. Sementara, remaja yang lain menyapukan pensil alis untuk alis remaja yang kala itu mengenakan bendana berwarna pink tersebut.

Semua kesibukan itu mereka lakukan dengan keheningan. Selama Radar Lampung mengamati, memang tidak ada sedikit pun kata yang terlontar dari mereka. Hanya sesekali terdengar suara kursi bergeser dan langkah kaki. Belakangan baru diketahui bahwa semua siswi itu penyandang tunarungu/wicara.

Tak berapa lama, dua remaja berseragam SMA menyerahkan kuas kepada siswi berseragam SMP yang dari tadi hanya memperhatikan. Sesekali, dua remaja itu memberi arahan dengan menunjukkan tangan ke bagian tertentu wajah atau memberi isyarat melalui gerakan tangan.

Dua remaja ini belakangan diketahui bernama Chaterine Nugraha dan Dina Irlian Putri. Keduanya adalah siswi kelas XI SLB PKK. Menyadari kehadiran Radar Lampung, Chaterine dengan ramah mempersilakan masuk dan mengajak bergabung.

’’Mari silakan masuk,” ujarnya dengan suara terbata yang nyaris tak dimengerti.

Saat itu, Chaterine dan Dina ternyata tengah mengajari adik-adik tingkatnya yang masih duduk di bangku SMP merias wajah. ’’Lipstik dan bedak harus sesuai warna kulit,” ujar Chaterine melalui bahasa isyarat kepada adik tingkatnya.

Koordinator keterampilan Leni Prita mengatakan bahwa Chaterine dan Dina adalah penderita cacat tunarungu wicara. Meski demikian, keduanya memiliki keterampilan merias wajah dan rambut yang tidak kalah dengan orang normal.

Hal ini dibuktikan Chaterine dan Dina melalui prestasi-prestasi yang mereka ukir pada setiap perlombaan. Baik lomba di tingkat nasional dan provinsi, keduanya telah meraih juara yang cukup membanggakan.

’’Terakhir Chaterine meraih juara pertama tingkat nasional di Solo tahun lalu untuk make-up dan gaun malam. Ia mampu mengalahkan peserta dari 32 provinsi. Sedangkan Dina hanya menjadi juara harapan di tahun yang sama,” ungkap perempuan berjilbab ini.

Leni menjelaskan, kedua siswi itu memang memiliki bakat yang cukup baik di bidang fashion. Jadi tidak heran, sering mereka diminta berbagi ilmu kepada rekan-rekannya atau adik-adik tingkat di bawahnya.

’’Chaterine sejak duduk di bangku SMP sudah sering menjuarai lomba-lomba make-up. Jadi tahun depan, ia sudah tidak bisa lagi mengikuti lomba, kecuali di bidang selain make-up,” terangnya.

Melalui terjemahan Leni, Chaterine mengaku sangat menyukai fashion, mulai merias wajah, menata rambut, sampai memilih gaun-gaun. Semua hal itu sudah menjadi hobinya sejak lama. Untuk itu, ia berkeinginan mendalami bidang ini setelah menamatkan sekolahnya dengan mengambil kursus.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: